Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Adu Kecepatan di Lampulo, Dua Sepmor Bertabrakan, Satu Pelajar Tewas

Senin, 07 September 2026 | 08.35 WIB Last Updated 2026-09-07T04:37:59Z
BANDA ACEH – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan TPI Lampulo, Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan satu pelajar meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka berat.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas Kompol Mawardi mengatakan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Supra tanpa nomor polisi yang dikendarai MJ (17), pelajar asal Gampong Deah Gelumpang, Kecamatan Meuraxa, dan Yamaha MX King tanpa nomor polisi yang dikendarai MI (18), pelajar asal Gampong Lueng Bata, Kecamatan Lueng Bata.

“Dalam kecelakaan ini, satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat. Kedua korban merupakan pelajar,” kata Kompol Mawardi.

Ia menjelaskan, sebelum kecelakaan, Honda Supra melaju dari arah Pasar Al Mahirah menuju TPI Lampulo. Dari arah berlawanan, Yamaha MX King melaju menuju Pasar Al Mahirah.

Berdasarkan penanganan awal kepolisian, kedua pengendara diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan melakukan uji top speed kendaraan. Titik awal aksi tersebut diperkirakan sekitar 100 meter dari lokasi kecelakaan.

Saat melaju, pengendara Honda Supra disebut melihat ke arah knalpot sepeda motornya. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraannya melebar ke lajur kanan hingga bertabrakan dengan Yamaha MX King dari arah berlawanan.

Benturan mengakibatkan kedua sepeda motor terjatuh di badan jalan. MJ mengalami luka-luka dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Sementara MI mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Personel Satlantas Polresta Banda Aceh bersama Kanit Gakkum dan piket Gakkum langsung mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mengecek kondisi korban serta menghubungi pihak keluarga.

Kompol Mawardi mengatakan, kondisi jalan saat kecelakaan terjadi dalam keadaan lurus dan beraspal dengan permukaan kering. Cuaca cerah, arus lalu lintas sedang, sedangkan kawasan sekitar merupakan area tambak ikan.

Untuk kedua sepeda motor, polisi masih melakukan penyelidikan. Kendaraan tersebut sementara diamankan oleh tim balap masing-masing. Polisi juga berkoordinasi dengan Jasa Raharja dan menindaklanjuti perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasat Lantas Polresta Banda Aceh mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya ketika menggunakan sepeda motor di jalan raya.

“Jangan sampai anak terlibat aksi balap liar yang dapat membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Kompol Mawardi.

Ia mengingatkan, balap liar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki risiko tinggi menyebabkan kecelakaan hingga mengakibatkan luka berat bahkan kehilangan nyawa.

“Kami berharap orang tua dapat bersama-sama dengan kepolisian mencegah aksi balap liar. Ingatkan anak bahwa satu kesalahan di jalan raya dapat berakibat fatal dan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.(*)

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update