Florida — Perjalanan dongeng tim nasional Tanjung Hijau (Cape Verde) di panggung Piala Dunia pertama mereka akhirnya harus terhenti. Meski harus mengepak koper lebih awal, mereka dipastikan pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan yang luar biasa sepanjang turnamen.
Sebagai tim debutan di Piala Dunia, Tanjung Hijau sukses mencuri perhatian pencinta sepak bola dunia lewat performa mereka yang mengejutkan. Tidak diunggulkan sejak awal, negara kecil ini justru berhasil mengukir cerita besar dengan lolos ke fase gugur.
Sepanjang fase grup, mereka tampil memukau termasuk saat berhasil menahan imbang tim kuat Spanyol, hingga akhirnya mengunci posisi sebagai runner-up grup.
Paksa Argentina Main 120 Menit
Ketangguhan Tanjung Hijau kembali teruji di babak gugur saat mereka berhadapan dengan raksasa sepak bola, Argentina. Alih-alih menjadi laga yang mudah bagi lawan, Tanjung Hijau justru tampil spartan dan menyulitkan.
Mereka sukses memaksa Argentina bermain ekstra hingga babak perpanjangan waktu 120 menit. Walaupun pada akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan kekalahan tipis 2-3, perjuangan gigih yang mereka tunjukkan menuai banyak pujian.
"Negara kecil, cerita besar. Perjalanan yang akan selalu dikenang."
Meski langkah mereka terhenti, debut bersejarah Tanjung Hijau di Piala Dunia ini akan selalu diingat sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah turnamen.
Performa impresif ini membuktikan bahwa di atas lapangan hijau, status tim besar tidak menjamin kemenangan mudah atas tim yang bermain dengan hati.(***)