Aceh Besar – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendukung kegiatan pertanian di wilayah binaan, Babinsa Koramil 04/Lhoong Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Serka Musrizal, melaksanakan kegiatan penanaman padi bersama warga Desa Gle Bruek, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Senin (15/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat desa binaan. Melalui kegiatan turun ke sawah bersama petani, Babinsa dapat secara langsung berinteraksi dan menjalin keakraban dengan warga, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
Selain membantu proses penanaman padi, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Babinsa untuk memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat diharapkan dapat memberikan dorongan positif serta meningkatkan sinergi dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah desa.
Serka Musrizal menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial. Menurutnya, komunikasi yang baik dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam mendukung kelancaran tugas Babinsa di lapangan.
Melalui komunikasi sosial yang terjalin dengan baik, Babinsa juga dapat lebih mudah mengetahui berbagai perkembangan situasi di wilayah desa binaan, termasuk potensi permasalahan yang mungkin timbul, sehingga dapat segera dilakukan langkah antisipasi bersama masyarakat.
Kegiatan penanaman padi bersama warga Desa Gle Bruek tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Para petani dan Babinsa tampak bekerja sama di area persawahan, saling membantu dalam proses penanaman hingga selesai, yang mencerminkan nilai kekeluargaan yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat pedesaan.
Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika Babinsa ikut turun langsung ke lumpur sawah bersama para petani, tanpa sekat dan jarak, sehingga menambah keakraban antara aparat kewilayahan dan warga. Hal ini juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dipelihara dalam setiap kegiatan di lapangan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur masyarakat Aceh, khususnya di wilayah pedesaan. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama di sektor pertanian.
Babinsa juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian serta memanfaatkan setiap musim tanam dengan optimal agar hasil panen dapat meningkat. Edukasi sederhana kepada petani terkait pentingnya perawatan tanaman, pengairan, serta pemanfaatan pupuk yang tepat juga turut disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin erat, serta mampu menciptakan situasi wilayah yang aman, produktif, dan kondusif dalam mendukung pembangunan di tingkat desa.