Aceh Tenggara – Sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Dalam upaya mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat tersebut, Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga dan tim teknisi melaksanakan pemasangan besi penahan lantai jembatan serta pemasangan kawat pengikat pada konstruksi jembatan, Selasa (23/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan gantung yang saat ini terus berjalan secara bertahap. Pemasangan besi penahan lantai dilakukan untuk memperkuat struktur konstruksi sehingga mampu menopang lantai jembatan dengan baik serta memberikan tingkat keamanan yang optimal bagi para pengguna nantinya. Sementara itu, pemasangan kawat pengikat bertujuan meningkatkan stabilitas dan kekuatan konstruksi agar jembatan lebih kokoh dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca maupun beban yang akan dilalui.
Sejak pagi hari, suasana penuh semangat tampak mewarnai lokasi pembangunan. Babinsa, warga, dan teknisi bekerja secara bersama-sama dalam setiap tahapan pekerjaan. Mereka saling membantu mengangkat material, menyesuaikan posisi rangka besi, memasang kawat pengikat, hingga memastikan seluruh komponen konstruksi terpasang sesuai dengan standar teknis yang telah ditentukan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga untuk terus menjaga budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menunjukkan kuatnya hubungan antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.
Babinsa Desa Makmur Jaya, Serka Musliyadi, yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis merupakan salah satu program yang sangat penting bagi masyarakat karena akan memberikan manfaat besar dalam mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi warga.
Menurutnya, hingga saat ini progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 22,2 persen dan terus mengalami perkembangan yang positif. Berbagai tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tenaga teknis serta dukungan penuh dari masyarakat setempat yang secara sukarela ikut bergotong royong demi mempercepat penyelesaian pembangunan.
“Pemasangan besi penahan lantai jembatan ini merupakan salah satu pekerjaan penting untuk memperkuat konstruksi bangunan. Kami ingin memastikan bahwa jembatan yang dibangun nantinya memiliki kualitas yang baik, kokoh, aman, dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama oleh masyarakat,” ujar Serka Musliyadi.
Ia menjelaskan bahwa Jembatan Gantung Perintis yang sedang dibangun memiliki panjang sekitar 140 meter dengan lebar 1,2 meter. Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan menjadi akses penghubung yang sangat vital bagi masyarakat Desa Makmur Jaya dan wilayah sekitarnya yang selama ini masih menghadapi berbagai kendala dalam mobilitas, terutama saat musim hujan atau ketika kondisi cuaca tidak mendukung.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan selalu hadir di tengah masyarakat dan mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Keterlibatan Babinsa dalam pembangunan ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Serka Musliyadi menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan memiliki dampak yang sangat besar terhadap kemajuan suatu wilayah. Dengan tersedianya akses transportasi yang lebih baik, masyarakat akan lebih mudah menjalankan berbagai aktivitas, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun sosial kemasyarakatan lainnya.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Warga dari berbagai kalangan turut hadir dan terlibat langsung dalam proses pengerjaan. Mereka bekerja secara sukarela dengan semangat kebersamaan demi mewujudkan jembatan yang selama ini menjadi harapan masyarakat setempat.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini diharapkan mampu menjadi solusi terhadap berbagai kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat. Selain mempermudah akses antarwilayah, jembatan tersebut juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga.
Dengan akses yang lebih mudah dan aman, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan saat mengangkut hasil panen menuju pusat perdagangan maupun pasar. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Selain mendukung aktivitas ekonomi, keberadaan jembatan juga akan mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perkantoran, serta berbagai fasilitas umum lainnya. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat di Desa Makmur Jaya dan wilayah sekitarnya diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Salah seorang warga Desa Makmur Jaya, Yakob (55), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa, yang selama ini selalu hadir dan aktif membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat. Pembangunan jembatan ini sangat kami nantikan karena akan memudahkan aktivitas sehari-hari, terutama saat membawa hasil pertanian. Kehadiran Babinsa memberikan semangat kepada warga untuk terus bergotong royong sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih cepat dan lancar. Kami berharap pembangunan jembatan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” ungkap Yakob.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Babinsa, teknisi, dan masyarakat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan pembangunan dapat terwujud melalui kerja sama dan kebersamaan seluruh elemen bangsa. Dengan sinergi yang terus terjalin, pembangunan jembatan di Desa Makmur Jaya diharapkan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan sehingga segera memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ke depan, keberadaan Jembatan Gantung Perintis ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, peningkatan akses pelayanan publik, serta simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah demi terciptanya kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.