Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kodim 0107/Aceh Selatan Percepat Pembangunan Jembatan di Buluh Seuma, Penghubung antara Aceh Selatan dan Aceh Singkil

Rabu, 06 Mei 2026 | 14.52 WIB Last Updated 2026-05-06T10:36:42Z
Aceh Selatan — Satuan Tugas (Satgas) TNI Angkatan Darat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman. Pekerjaan pembangunan di titik Wak Rege dan Suak Lele, kawasan Buluh Seuma, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, kembali dilanjutkan dengan progres yang signifikan, Selasa (05/05/2026).

Kawasan Buluh Seuma merupakan jalur penghubung strategis antara Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Singkil. Jalur tersebut selama ini menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta pemenuhan kebutuhan pokok warga di wilayah pedalaman. Namun, kondisi geografis yang cukup berat, ditambah keterbatasan sarana infrastruktur, membuat akses tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya saat musim hujan ketika jalan menjadi licin dan berlumpur.

Pada tahap pekerjaan kali ini, personel Satgas TNI AD melaksanakan pengecoran pembatas jembatan, pengecoran telingan jembatan, serta perapian pada kedua sisi jembatan. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam memperkuat konstruksi jembatan agar lebih kokoh, aman, dan memiliki daya tahan jangka panjang sehingga nantinya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi gambaran nyata kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Meski dihadapkan pada tantangan medan yang cukup berat, seperti kondisi tanah berlumpur, akses terbatas, serta cuaca yang tidak menentu, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel Satgas TNI AD. Dengan dedikasi, disiplin, dan kerja keras yang tinggi, seluruh personel terus berupaya menjaga kualitas pekerjaan sekaligus mempercepat proses pembangunan agar dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Danramil 09/Trumon Tengah, Kapten Inf Faisal Kurniawan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah pedalaman.

“Kami terus berupaya mempercepat proses pekerjaan agar akses penghubung ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Dengan terbukanya jalur ini, kami berharap aktivitas ekonomi warga meningkat dan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Menurut Kapten Faisal, keberadaan akses jalan dan jembatan yang memadai akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain memudahkan transportasi, pembangunan ini juga diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Androni D.N. Lubis, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan di titik Wak Rege dan Suak Lele merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah mengatasi kesulitan masyarakat, terutama di sektor pembangunan infrastruktur dasar.

Menurutnya, akses jalan dan jembatan yang layak memiliki peran sangat penting dalam menunjang kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini tergolong sulit dijangkau.

“Pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pekerjaan ini dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga,” ungkap Dandim.

Ia menambahkan, seluruh personel Satgas TNI AD akan terus bekerja secara optimal dengan tetap mengedepankan faktor keamanan, ketelitian, serta kualitas pembangunan agar hasil yang dicapai benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Satgas TNI AD juga aktif membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat setempat. Keterlibatan warga dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik. Dukungan serta partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor penting yang turut memperlancar pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Satgas TNI AD dan memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan dalam membuka akses yang selama ini menjadi harapan mereka. Warga menilai pembangunan tersebut akan membawa dampak besar terhadap kelancaran aktivitas ekonomi maupun mobilitas antarwilayah.
Salah seorang warga setempat, Iskandar (52), mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan ini. Dulu kalau ingin ke luar daerah harus memutar cukup jauh dan kadang tidak bisa dilalui saat hujan. Sekarang kami berharap jembatan ini cepat selesai supaya aktivitas kami, terutama dalam membawa hasil kebun, menjadi lebih mudah dan lancar. Terima kasih kepada TNI yang sudah peduli dengan kondisi kami di sini,” tuturnya.

Dengan terus berlanjutnya pembangunan di kawasan Buluh Seuma, diharapkan akses penghubung antara Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Singkil dapat segera berfungsi secara optimal. Kehadiran infrastruktur tersebut nantinya diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang kemajuan yang lebih besar bagi masyarakat di kawasan pedalaman Aceh Selatan.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update