Aceh Tamiang – Satuan Tugas Gunung, Bencana, dan Perbekalan (Satgas Gunbencal) TNI terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Aceh, khususnya di daerah yang masih mengalami keterbatasan akses transportasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Sekerak Kiri dan Desa Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Pada Sabtu (7/3/2026), Satgas Gunbencal Aceh kembali melaksanakan kegiatan lanjutan pembangunan jembatan tersebut dengan fokus pada penyelesaian beberapa pekerjaan konstruksi penting. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan serta membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Satgas Gunbencal diperkuat oleh personel gabungan dari beberapa satuan jajaran TNI AD, yaitu personel dari Brigif 25/Siwah, personel dari Yonif TP 853/BRB, serta personel dari Kodim 0117/Aceh Tamiang. Sinergi antar satuan tersebut menjadi bukti nyata soliditas TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memiliki nilai strategis bagi kehidupan warga.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat setempat, mengingat jembatan tersebut akan menjadi jalur penghubung utama antara Desa Sekerak Kiri dan Desa Sekerak Kanan. Selama ini, masyarakat di kedua desa masih menghadapi kendala dalam mobilitas akibat keterbatasan sarana penghubung yang memadai, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat atau ketika debit air meningkat.
Melalui pembangunan jembatan gantung ini, diharapkan akses transportasi masyarakat akan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kelancaran aktivitas ekonomi, kemudahan akses pendidikan bagi pelajar, hingga peningkatan pelayanan sosial dan kesehatan bagi warga di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan hari ini, para personel Satgas melanjutkan sejumlah pekerjaan teknis penting pada konstruksi jembatan. Salah satu pekerjaan utama yang dilakukan adalah melanjutkan proses pengelasan serta penguatan besi UMP pada landaian titik A, yang merupakan bagian vital dalam menopang kekuatan struktur jembatan. Proses penguatan ini dilakukan secara teliti agar konstruksi jembatan memiliki tingkat keamanan yang tinggi serta mampu menahan beban sesuai dengan standar teknis yang telah ditentukan.
Selain itu, personel Satgas juga melaksanakan penguatan pada bagian touwing rawaian, yaitu komponen pengikat yang berfungsi menjaga kestabilan dan keseimbangan struktur jembatan gantung. Setelah proses penguatan selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan pengecatan pada bagian touwing rawaian sebagai upaya perlindungan material besi dari potensi korosi serta untuk meningkatkan daya tahan konstruksi jembatan dalam jangka panjang.
Seluruh pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap dan terukur dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan serta faktor keselamatan kerja bagi para personel yang terlibat di lapangan. Dengan disiplin dan semangat gotong royong yang tinggi, personel Satgas terus berupaya agar proses pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Kehadiran Satgas Gunbencal TNI dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini juga mendapat apresiasi serta dukungan dari masyarakat setempat. Warga menyambut baik upaya TNI yang secara langsung membantu mengatasi keterbatasan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan terus berlanjutnya progres pembangunan yang dilakukan oleh Satgas TNI, diharapkan Jembatan Gantung Garuda dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Keberadaan jembatan ini nantinya tidak hanya memperlancar konektivitas antar desa, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.