Banda Aceh – Memastikan kenyamanan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan menjadi prioritas jajaran TNI di wilayah Ibu Kota Provinsi Aceh. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, personel Koramil 14/Baiturrahman Kodim 0101/Kota Banda Aceh mulai meningkatkan intensitas pemantauan harga sembako di lapangan.
Seperti yang terlihat di Pasar Tradisional Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Serda Agus, salah satu Babinsa setempat, tampak sigap menyusuri lorong-lorong pasar untuk berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli, Jum’at (20/3/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga yang tidak wajar. Serda Agus memantau secara mendetail harga komoditas penting, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga bumbu dapur yang biasanya mengalami fluktuasi harga menjelang lebaran.
“Kami ingin memastikan bahwa stok pangan tersedia dan harga di tingkat pedagang masih dalam batas kewajaran. Stabilitas harga sangat krusial agar masyarakat tidak terbebani dalam menyambut Idul Fitri 1447 H,” ujar Serda Agus di sela-sela kegiatannya.
Dalam pemantauan tersebut, Serda Agus mengedepankan komunikasi dua arah. Ia mendengarkan keluhan para pedagang mengenai pasokan barang sekaligus mengimbau agar para pelaku usaha tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara sepihak yang dapat merugikan konsumen.
Kehadiran sosok Babinsa di tengah pasar ini mendapat respon positif dari warga Gampong Peuniti. Warga merasa lebih tenang karena ada pengawasan langsung yang membantu menjaga daya beli mereka tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya.
Terpisah, Danramil 14/Baiturrahman Kapten Inf Narsim Supriatna menegaskan bahwa kegiatan pemantauan pasar ini akan terus dilakukan secara konsisten hingga hari raya tiba. Hal ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana TNI turut hadir memberikan rasa aman dan solusi terhadap potensi masalah ekonomi di tingkat wilayah.
Dengan adanya pengawasan intensif ini, diharapkan stabilitas pangan di wilayah Kota Banda Aceh, khususnya di Kecamatan Baiturrahman, dapat terus terjaga sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh khidmat tanpa rasa khawatir akan ketersediaan kebutuhan pokok.