CALANG – Suasana haru dan penuh keceriaan menyelimuti Aula DPMPKB Kabupaten Aceh Jaya pada Kamis (22/1/2026). Sebanyak 177 peserta Sekolah Lansia Standar 1 (S1) resmi menyandang gelar wisudawan dalam sebuah prosesi yang khidmat. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar dan berdaya.
Wisuda ini merupakan puncak dari program Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA) yang diinisiasi oleh Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.
Wisudawan Tertua Berusia 90 Tahun, Salah satu momen paling menyentuh perhatian adalah hadirnya Siti Hajar, wisudawati berusia 90 tahun. Meski hampir menyentuh satu abad, semangatnya mengikuti prosesi wisuda menjadi simbol kuat dari filosofi belajar sepanjang hayat (lifelong learning).
"Wisuda hari ini bukan sekadar seremoni, ini bukti nyata komitmen bersama mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat," ujar Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh dalam sambutannya.
Kurikulum 7 Dimensi Lansia Tangguh, Para wisudawan telah menjalani masa pembelajaran sejak Agustus hingga Desember 2025. Selama 12 kali pertemuan, mereka dibekali dengan kurikulum 7 Dimensi Lansia Tangguh, yang meliputi Spiritual & Intelektual, Fisik & Emosional, Sosial & Lingkungan, Vokasional (Keterampilan).
Sebaran Peserta per Kecamatan, Sebanyak 177 wisudawan ini berasal dari 9 kecamatan di Aceh Jaya, dengan rincian sebagai berikut Indra Jaya: 25 orang, Teunom & Krueng Sabee: Masing-masing 24 orang, Sampoi Niet, Jaya, & Panga: Masing-masing 23 orang, Setia Bakti: 19 orang, Pasie Raya: 10 orang, Darul Hikmah: 6 orang.
Safrina Salim, SKM., M.Kes., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap struktur sosial gampong di Aceh Jaya. Menurutnya, peran Keuchik, Tuha Peut, Imum Mukim, serta budaya gotong royong menjadi modal sosial yang mempercepat keberhasilan program SIDAYA.
"Kami berharap para wisudawan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dan siap meneruskan pembelajaran ke jenjang Standar 2 (S2) dan Standar 3 (S3)," tambah Safrina.
Program Sekolah Lansia ini diharapkan tidak berhenti di sini. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan kader lokal, program ini ditargetkan mampu menjangkau lebih banyak lansia untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga secara berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri oleh Pj. Bupati Aceh Jaya, jajaran Forkopimda, Ketua DPRK, Ketua TP PKK Aceh Jaya, serta keluarga para wisudawan yang hadir memberikan dukungan moral.(*)