BANDA ACEH – Sebanyak 5.486 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Aceh dijadwalkan akan menjalani prosesi pelantikan pada hari ini, Kamis (29/1/2026).
Pelantikan akbar Tahap-I ini akan dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa (Lhong Raya), Banda Aceh, di bawah koordinasi Badan Kepegawaian Aceh (BKA). Acara ini menandai tonggak sejarah baru bagi tenaga kontrak di Aceh yang kini mendapatkan kepastian status kepegawaian.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengungkapkan bahwa pelantikan ini merupakan hasil dari langkah diplomasi taktis yang dilakukan oleh Gubernur Aceh, yang akrab disapa Mualem.
"PPPK Paruh Waktu ini merupakan salah satu terobosan langsung yang dilakukan oleh Gubernur dengan menghubungi langsung Mensesneg dan Menteri PAN-RB," ujar Muhammad MTA dalam keterangannya, Kamis pagi.
Lobi Langsung 'By-Phone' di Tengah Penanganan Bencana
MTA menceritakan momen di balik layar tercapainya kesepakatan ini. Di tengah kesibukannya memimpin penanganan bencana di Aceh, Gubernur menerima laporan dari Sekda dan Kepala BKA pada Rabu malam (10/12/2025) terkait belum adanya kepastian penetapan PPPK paruh waktu secara nasional.
Merespons hal tersebut, Gubernur langsung melakukan komunikasi telepon (by-phone) dengan para Menteri terkait untuk memastikan nasib ribuan tenaga kerja di Aceh.
"Komunikasi langsung dengan para Menteri tersebut dilakukan Gubernur di sela-sela kesibukan beliau menangani bencana. Beliau ingin memastikan ada kepastian bagi ribuan orang ini saat daerah lain di seluruh Indonesia masih menunggu," tambah MTA.
Persiapan Matang di Lhong Raya
Tim Protokoler Pemerintah Aceh bersama BKA telah melakukan berbagai persiapan teknis di Stadion Lhong Raya untuk menyambut ribuan peserta pelantikan. Momentum ini diharapkan menjadi suntikan semangat bagi para aparatur untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh, terutama di masa pemulihan pascabencana.
Pemerintah Aceh menegaskan akan terus mengawal proses administratif kepegawaian ini hingga tuntas seluruh tahapan.
"Berbagai perkembangan terbaru terkait hal ini akan segera kami sampaikan kembali kepada teman-teman media. Terima kasih atas dukungannya," tutup Muhammad MTA.(***)