Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Forum Silaturrahmi Aceh Rayeuk Takziah Ke Kediaman Orang Tua Tezar Azwar

Senin, 17 November 2025 | 11.51 WIB Last Updated 2025-11-17T05:15:54Z
KOTA JANTHO - Organisasi paguyuban masyarakat Aceh Rayeuk (Aceh Besar, Kota Banda Aceh dan Kota Sabang) FORSIAR (Forum Silaturrahmi Aceh Rayeuk) bertakziah ke kediaman Dr. Ir. H. Awar Abubakar, M. Sc atas meninggalnys putra beliau Tezar Abubakar, di Jalan Sudirman, gampong Geuceu Inim, Banda Aceh Minggu, (16/11/2025).

Tezar Azwar salah seorang tokoh muda Aceh Rayeuk yang juga pengurus FORSIAR, mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2019-2024 yang  meninggal dunia pada hari Rabu, (29/10/2025) di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA). Sosok Tezar Azwar juga dikenal sebagai salah satu figur publik di Aceh yang aktif dalam politik dan kegiatan sosial keagamaan. Tezar adalah putra dari mantan Menteri PAN-RB, Dr. Ir. H. Azwar Abubakar, M. Sc.

Kegiatan takziah dengan mengelar tahlil dan doa yang dipimpin oleh Tgk. Rusdi, S.Sos, M. Si Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, bertindak selaku pembawa acars Zahrol Fajri, S. Ag, M. Ag Kepala Dinas Syariat Islam Aceh. 

Pada kegiatan yang berlangsung khitmad dan sakral tersebut, turut dihadiri para tokoh-tokoh Aceh Besar, Kota Banda Aceh dan Kota Sabang, antara lain, H. Muharram Idris (Syech Muharram) Bupati Aceh Besar yang juga selaku Ketua Umum Forsiar, Prof. Dr. Mujiburrahman, M. Ag Rektor UIN Ar-Raniry Ketua Harian Forsiar, Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU Rektor USK Darussalam, Zahrol Fajri, S. Ag, MH Kepala Dinas Syariat Islam Aceh. Kemudian juga hadir para anggota DPRA Drs. H. Abdurrahman Ahmad, Hasballah, S. Ag, Dr. Ansari Muhammad, SP, H. Ilmiza Sa'duddin Djamal, MBA, serta sejumlah tokoh lainnya.

Dr. Ir. H. Azwar Abubakar, M. Sc selaku ahlulbait 
ayahnda  almarhum menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan doa yang disampaikan dalam tahlilan untuk almarhum. 

"Saya atas nama orang tua dari almarhum menyampaikan terimakasih atas kunjungan para pengurus Forsiar yang turut menghibur keluarga kami yang masih dalam suasana duka.

yang  dalam rangka berbagi duka. Saya mohon untuk dapat memaafkan semua kesalahan almarhum, baik yang disengaja atau tidak disengaja semasa hidup almarhum. Kami sudah mengiklaskan,  semua ini sudah ketetapan dari Allah SWT, kepergian Tezar tidak ada tagis dalam keluarga yang ada hanya derai air mata", ucap mantan Plt. Gubernur Aceh dalam nada haru.

Sebelumnya,  Ketua Umum Forsiar H. Muharram Idris yang diwakili Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag Ketua Harian Forsiar dalam sambutannya menyampaikan
rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum. 

"Kami dari keluarga besar Forsiar menyampaikan belangsungkawa atas kepergian sahabat kami Tezar bin Azwar Abubakar. Kami merasa sangat kehilangan, beliau  sebagai pengurus Forsiar yang juga tokoh muda yang telah banyak berkontribusi bagi masyarakat di Aceh Rayeuk", ungkap Rektor UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.

Ia juga berharap kepada keluarga yang ditinggalkan untuk lebih sabar menerima cobaan ini. 

"Kami berharap kepada keluarga yang ditinggalkan untuk lebih sabar menerima cobaan Allah SWT ini. Kepada kita semua, musibah ini menjadi iktibar/pelajaran bagi kita semua", pungkasnya.(***)




News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update