Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Gubernur Aceh Resmi Buka Acara WUBI 2025

Rabu, 06 Agustus 2025 | 16.05 WIB Last Updated 2025-08-11T05:42:38Z
Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), didampingi Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir, menghadiri acara Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) Tahun 2025 . Mualem secara resmi membuka acara tersebut di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Rabu (06/08/25).

Mualem, dalam sambutannya mengatakan bahwa WUBI merupakan salah satu program strategis yang konsisten mendorong penguatan UMKM di Aceh. Ia memberikan apresiasi sekaligus penghargaan luar biasa kepada Bank Indonesia (BI) atas komitmennya dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

"Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas pelaksanaan program WUBI 2025. Kami mendukung penuh kegiatan ini dan menghargai komitmen Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan UMKM di Aceh agar bisa naik kelas," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mualem mengajak seluruh pelaku UMKM, khususnya yang berada di gampong-gampong, untuk terus mengembangkan usahanya. Ia menilai bahwa UMKM merupakan salah satu solusi strategis dalam menekan angka kemiskinan di Provinsi Aceh.

Mualem juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat melahirkan pelaku usaha unggulan yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, namun juga mampu berperan aktif sebagai agen perubahan sosial yang mendukung kemajuan masyarakat.

"Mudah-mudahan kegiatan ini mampu melahirkan pelaku usaha unggulan yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi motor perubahan sosial dan penggerak pembangunan di daerah," ujar Mualem.

Program WUBI merupakan inisiatif strategis Bank Indonesia yang telah berjalan sejak tahun 2014 dan berlanjut secara konsisten hingga saat ini. Tujuan utama program ini adalah menemukan dan mengembangkan wirausaha unggulan agar mampu menjadi UMKM yang naik kelas dan berdaya saing tinggi.

Dalam sambutannya, Agus Chusaini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pengembangan UMKM. 

“UMKM tidak dapat dikembangkan secara terpisah-pisah. Diperlukan pendekatan yang komprehensif dari hulu ke hilir agar proses pembinaan benar-benar berdampak. Kami berharap UMKM Aceh dapat tumbuh menjadi pilar ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan” ujarnya.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, turut menyampaikan dukungannya terhadap program ini. 

“Pemerintah Aceh menyambut baik inisiatif Bank Indonesia dalam mendorong UMKM untuk naik kelas. Kami meyakini bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia akan memperkuat ekosistem usaha lokal, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh dan mengurangi tingkat kemiskinan,” ungkapnya.

Sejak awal pelaksanaan, WUBI telah meluluskan 216 pelaku usaha dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Program ini juga mencatat sejumlah capaian penting, seperti digitalisasi bisnis untuk 168 UMKM, rebranding dan repackaging untuk 64 UMKM, serta 38 UMKM yang berhasil melanjutkan ke program nasional seperti Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA).

Sebanyak 100 peserta terpilih dari 298 pendaftar melalui Kantor BI Banda Aceh mengikuti seminar dan workshop hari ini. Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Pandu Rosadi - CEO PT Miranda Moda Indonesia (RiaMiranda), yang membagikan pengalaman membangun bisnis dengan strategi pemasaran efektif dan penetrasi pasar yang kuat. 

Selain itu, workshop kewirausahaan dipandu oleh Diah Yusuf - Executive Director of Asia Small Business Federation, yang membahas aspek penting seperti manajemen produk, operasional, keuangan, serta kepemimpinan dan mindset bisnis.Pembekalan manajemen dan bisnis hari ini akan menjadi bekal dalam mengikuti sesi kurasi bisnis yang akan dilaksanakan esok hari.

Pada kesempatan ini, BI Aceh juga melaksanakan prosesi wisuda bagi Anggota WUBI Angkatan 2024 sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan seluruh rangkaian program. Alumni dari berbagai angkatan turut diundang untuk memperluas jejaring dan berbagi pengalaman dengan peserta baru.

Bank Indonesia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan UMKM di Aceh, serta mendorong terciptanya ekosistem usaha yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peluncuran (launching) WUBI 2025 dan Wisuda WUBI angkatan 2024. Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, para perwakilan perbankan di Aceh, serta jajaran SKPA terkait.(*)

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update