Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ada Uang Ada Suara ? Siapa Yang Salah!

Minggu, 11 Februari 2024 | 15.01 WIB Last Updated 2024-02-11T08:01:59Z
Oleh : Ervanda

Banda Aceh - Pemilu menjadi ajang rezeki bagi sebagian masyarakat yang tidak percaya dengan caleg yang menurut mereka semua nya tidak amanah , aneh bukan?. Fenomena ini bukan rahasia umum bagi masyarakat kita sekarang yang semakin lama semakin tidak percaya terhadap hal itu . Ada uang ada suara , berapa berani bayar saya coblos , kata - kata yang keluar dari masyarakat kita yang seharusnya itu tidak perlu di ucapkan.

Apakah mereka tahu , saat diberikan uang suara mereka terbeli selama 5 tahun dengan harga yaaa sangat memalukan 200-300 , dan apakah mereka tahu setelah mendapatkan apa yang di minta mereka akan terabaikan selama 5 tahun juga , miris memang tapi itulah yang terjadi saat ini.

Siapa yang salah ? kalau kita coba menarik kesimpulan hal yang saat ini terjadi , apakah masyarakat kita sudah dalam keadaan sangat memprihatinkan atau memang sudah muak dengan janji janji caleg? 

Mari coba kita tarik kesimpulanya pertama saat caleg memberikan uang, mereka telah membuang modal untuk itu , dan saat mereka terpilih modal yang dikeluarkan akan ditarik kembali dan lalu selanjutnya untuk memenuhi kebutuhannya , nah disini masyarakat dapat apa? Masyarakat hanya dapat 200-300 selama 5 tahun.

Salah caleg ? Atau salah masyarakat ? Jawabannya hanya pada diri kita masing - masing ,  berkaca pada cermin liatlah diri kita pantaskah kita dihargai seperti itu yang seharusnya kita bisa mendapatkan lebih dari itu , kembali kita coba melihat kebelakang kita sering dengar umpatan yang ditujukan ke seseorang , apa dia tidak amanah udah naik kita tidak diperhatikan lagi dan seterusnya dan seterusnya. 

Kata ini sering kita dengar dan saat mencoba cari tahu apa yang terjadi dan menanyakan kepada orang tersebut "apakah saat dulu pernah di kasih sesuatu sama orang tersebut ? Jawabnya iya pernah, Jadi siapa yang salah Kembali lagi jawabannya ada pada diri kita masing - masing.

Lalu bagaimana caleg yang tidak memberikan uang apakah mereka juga amanah? Mari coba kita bahas , caleg yang tidak memberikan merupakan caleg yang tidak memperdulikan dirinya dulu , alias tidak berpikir untuk untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan , intinya disini ia tidak mengeluarkan modal untuk itu , jelas sudah pasti masyarakat yang akan di utamakanya selama lima tahun , jadi coba berpikir akan itu.

Mungkin kita akan merasa senang dan bangga  kalau caleg yang pernah berbuat pada masyarakat , saat dia menjabat dia tidak lupa akan masyarakat dan selalu memperhatikan masyarakat dari semua hal , kalau masyarakat menemukan sosok caleg seperti ini maka pertahankanlah , Sekai lagi memilih dari hati bukan karena nafsu sesuatu yang ada embel embelnya , pemilu damai , jangan golput berikan hakmu sebagai warga negara yang baik.


News

×
Berita Terbaru Update