Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Usaha Untuk Kepentingan Ummat, Insya Allah Berkah

Kamis, 08 Desember 2022 | 22.01 WIB Last Updated 2022-12-09T06:20:13Z
Banda Aceh - Kelompok Diskusi Iskada (KOKI), Hari ini, Kamis (8/12) menghadirkan narasumber Ulul Azmi, S.Pd owner UAZ FLORIST Papan Bunga, Pengusaha Muda dan Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Aceh Besar (HIMAB) Periode 2018-2020.

Ulul yang saat ini telah sukses menjalankan usaha papan bunga UAZ FLORIST ini mengawali diskusi dengan menyebutkan 

“Usaha itu dimulai dari mengenal tidak hanya satu dua orang saja, tapi kita harus mengenal orang banyak sebagai modal awal kita menjalankan usaha sendiri. Tentu selain itu kita harus mengenal betul produk yang kita miliki dan memiliki niat yang kuat untuk mau mendalami ilmu atau bidang usaha yang kita geluti,” sebutnya.

Ulul menambahkan kalau totalitas dalam sebuah usaha yang digeluti tidak boleh main-main atau asal karena ini lah kunci dari membangun usaha tersebut. 

"Tujuan kita juga harus jelas. Biasakan niat bukan hanya untuk mendapatkan hasil untuk sendiri, tapi niatkan dalam membangun bisnis keuntungan nya bisa bermanfaat bagi orang lain termasuk anak-anak yatim," jelasnya. 

Enam landasan utama atau kiat-kiat dalam membangun usaha selain modal keuangan yakni: (1) Tujuan Usaha Harus Jelas, (2) Fokus atau Totalitas, (3) Belajar untuk Mampu Merancang Strategi Promosi, (4) Mau Mendalami Wawasan atau Pengetahuan Terhadap Bidang Usaha yang Digeluti, (5) Kejujuran dan (6) Niatkan untuk Membantu Orang lain, Tidak Hanya Diri Sendiri. 

Ia menjelaskan dalam menjalani sebuah usaha setiap orang sudah pasti akan mengalami tantangan. 

"Tantangan itu pasti ada. Seperti di usaha yang kami geluti ini terkendala dengan waktu. Terkadang ada orderan secara mendadak dan diburu kejar tayang oleh konsumen, maka kita harus siap dengan kondisi seperti ini. Kita harus mampu mencari solusinya," jelasnya. 

Selain itu Ulul sering mengalami kendala dalam soal tempat. Dikarenakan ini bisnis papan bunga dan tentunya akan bersaing dengan kompetitor lainnya untuk tempat yang strategis maka yang harus dilakukan ialah harus bisa gerak cepat. Pesanan harus siap diantar lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. 

"Selain dua hal itu ada juga lainnya yang sangat menantang. Konsumen bisa saja tidak suka dengan desain atau hasil karya papan bunga kita. Maka ya kita harus bisa memberikan penjelasan bila yang telah kita kerjakan sudah sesuai dengan prosedurnya. 

Namun bila memang yang disampaikan itu ternyata lebih baik maka kita harus menerima dan menjadikan itu sebagai masukan positif untuk kita lebih berkembang," sambungnya. 

Ulul Azmi menyampaikan menjadi pengusaha itu tidak boleh selalu merasa benar. Kritik dan saran itu sangat diperlukan untuk usaha yang lebih baik. 

Apa yang bisa dilakukan?
Sebagai masukan untuk setiap organisasi, sudah saatnya setiap organisasi itu memiliki usaha nya sendiri. Sehingga kemandirian sebuah organisasi akan tercipta dan ketergantungan kepada pemerintah juga akan bebas. 

"ISKADA salah satu nya bisa membuat jasa pelatihan sesuai dengan bidang yang digeluti. Maka dari jasa pelatihan tersebut bisa dikelola dengan baik dan menghasilkan pendapatan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan atau program-program yang dilaksanakan oleh ISKADA," tutup nya. 

Demikian beberapa catatan diskusi Kamis Sore ISKADA (8/12) pekan ini ditulis kembali oleh Muliadi.

Insya Allah diskusi terbuka untuk Umum dan gratis tiap Kamis Sore Ba’da Ashar dengan tema tema aktual dan menarik. 
Hanya di Markaz Iskada Lambhuk, Depan Sentra Kupi.


×
Berita Terbaru Update