Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Memperingati Hari Santri, BSI Selenggarakan Sunatan Massal untuk Santri Dayah Kabupaten Pidie

Senin, 12 Desember 2022 | 19.52 WIB Last Updated 2022-12-12T12:52:44Z
Pidie - Bank Syariah Indonesia bekerjasama dengan BSI Maslahat menyelenggarakan acara sunatan massal di Kabupaten Pidie. Bertempat di BSI KC Sigli 1, Kabupaten Pidie pada hari Minggu (11/12/2022). 

Acara ini dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2022 lalu. Peserta sunatan massal berasal dari beberapa dayah di Kabupaten Pidie serta masyarakat lingkungan Kota Sigli.
 
Acara ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Pidie H.Idhami S.sos Msi, Ketua DPRK Pidie Mahfuddin ismail, serta Ketua Himpunan Ulama Dayah Pidie Tgk Rasyidin Ahmad S.E S.Sos. Dari BSI turut hadir AOSM, ACFM, ASBM dan PBM BSI area Banda Aceh.
 
Dalam sambutannya, Muzakkir selaku Area Operation and Service BSI Area Banda Aceh menjelaskan bahwa terselenggaranya sunatan massal ini merupakan salah satu bentuk sinergi BSI dengan dayah sebagai salah satu lembaga strategis dalam Islamic Ecosystem. BSI saat ini juga telah memiliki Islamic Ecosystem Solution Group yang mengembangkan potensi ekonomi ekosistem Dayah, Sekolah Islam Terpadu, Masjid, serta UMKM berbasis produk halal.
 
Sedangkan Sekda Kabupaten Pidie H.Idhami S.sos Msi dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada BSI yang telah banyak memberikan dukungan kepada masyarakat Kabupaten Pidie khususnya dalam rangka mendukung perkembangan ekonomi syariah sesuai amanat Qanun LKS yang diberlakukan di Aceh. 

Selain itu, Sekda juga mengajak para santri untuk mengikuti kemajuan teknologi saat ini terutama di Era Digitalisasi dengan tetap mengedepankan perilaku akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
 
Selain di Kabupaten Pidie yang berada di bawah supervisi Area Banda Aceh, kegiatan Sunatan Massal ini telah dilakukan di dua area lainnya yaitu Area Meulaboh dan Area Lhokseumawe. 

Kegiatan sunatan massal ini diberikan kepada lebih dari 500 santri dan siswa yang kurang mampu di pesantren/dayah yang berada kawasan Banda Aceh, Lhokseumawe dan Meulaboh.
×
Berita Terbaru Update