Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

BI Aceh Gelar PSBI Pengembangan Ekonomi Pesantren dan Diskusi Rencana HEBITREN Aceh serta FESyar

Kamis, 03 Maret 2022 | 08.04 WIB Last Updated 2022-03-03T04:03:19Z
Banda Aceh - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh (KPwBI Provinsi Aceh) mengadakan seremonial Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) pengembangan ekonomi pesantren dan forum diskusi rencana HEBITREN Aceh serta FESyar Sumatera tahun 2022. di Dayah Darul Ihsan, Aceh Besar, Rabu (3/2).

Kepala Perwakilan BI Aceh, Achris Sarwani mengatakan, PSBI tersebut sebagai wujud dukungan Bank Indonesia terhadap pengembangan ekonomi pesantren berupa pemberian sarana dan prasarana modern bakery kepada Dayah Darul Ihsan. 

"Dengan dukungan ini, diharapkan terbentuknya unit usaha pesantren dengan tujuan menjadikan kemandirian ekonomi pada pesantren/dayah melalui unit usaha tersebut serta dapat mendorong pengembangan ekonomi syariah di Aceh." tutur Achris.

Achris menerangkan, upaya untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah di Aceh dilatarbelakangi dari adanya potensi di Aceh yang memiliki keberpihakan kuat terhadap implementasi nilai-nilai syariah dalam kehidupan sehari-hari, serta didukung dengan adanya potensi ekonomi pada pesantren/dayah di Aceh.

"Ke depannya, unit usaha pesantren/dayah yang ada di Aceh diharapkan dapat menjadi bagian dari Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN). HEBITREN sendiri merupakan perhimpunan seluruh pesantren di Indonesia untuk berkolaborasi dalam membangun ekonomi bisnis pesantren dan ummat yang siap bekerjasama dalam mengembangkan unit bisnisnya secara berjamaah." ujarnya.

Kepala Perwakilan BI Aceh beserta tamu undangan juga berkesempatan meninjau lokasi produksi roti Dayah Darul Ihsan yang telah menghasilkan berbagai macam varian roti sebanyak 1.000 pcs roti per hari untuk kebutuhan para santri Dayah Darul Ihsan.

Selanjutnya, forum diskusi HEBITREN dibuka dengan petuah dan motivasi dari Waled Nu yang menceritakan pengalaman beliau dalam mendirikan unit bisnis pada Dayah Ummu Ayman yang dipimpinnya.

Selain HEBITREN, rencana program lainnya yaitu penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera yang pada tahun ini, Bank Indonesia Provinsi Aceh sebagai tuan rumah. Penyelenggaraan FESyar dimaksud akan memberikan dampak positif berupa tersyiarnya dakwah ekonomi dan keuangan syariah secara perlahan di berbagai segmen dan lapisan masyarakat.

Dalam penyelenggaraan FESyar, diadakan berbagai macam kegaiatan seperti talkshow, pameran, lomba pesantren unggulan, lembaga ziswaf unggulan, workshop, hingga berbagai seminar, edukasi dan kegiatan lain yang melibatkan kalangan ulama, akademisi, praktisi, dan para pengurus dayah/pesantren. Melalui penyelenggaraan festival tersebut, secara tidak langsung masyarakat akan memahami bahwa ruang lingkup pengembangan ekonomi syariah tidak hanya terkait dengan perbankan/lembaga keuangan syariah, tetapi dapat meliputi seluruh sektor perekonomian dan berbagai macam bisnis. Inilah yang membuktikan bahwa Islam memberikan a complete way of life bagi pemeluknya.

"Penyelenggaran FESyar ini nantinya dapat menjadi program bersama, tidak hanya program Bank Indonesia, tetapi merupakan program yang digarap bersama oleh Bank Indonesia beserta stakeholder ekonomi syariah di seluruh Aceh." Harap Achris.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tgk. Mussanif (Ketua Yayasan Darul Ihsan), Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Kab. Aceh Besar, Kapolsek Darussalm, Koramil Darussalam, Waled Nu (Pimpinan Dayah Ummu Ayman), Ust. Masrul Aidi (Dayah Babul Maghfirah), Dayah Daruzzahidin, Pimpinan Dayah Najatul Fata, Dayah Al-Athiyah, Dayah Dayah Al-Falah Abu Lam U, Camat dan Keuchik desa Siem, Darussalam.(Red)
×
Berita Terbaru Update