Breaking News

11 Desa di Aceh Jaya Deklarasi Sebagai Gampong Bebas BAB

Banda Aceh - Dalam rangka puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-75, Dinas Kesehatan Aceh Jaya memberikan penghargaan kepada 12 desa sebagai Gampong Open Defacation Free (ODF) atau masyarakatnya telah melaksanakan stop prilaku buang air besar sembarangan (SBS). Kegiatan berlangsung di Aula DPMPKB, Senin, 15 November 2021

Ke dua belas desa tersebut yakni, Keude Teunom, Padang Kleng, Batee Ro, Pasi Sawang, Seuneubok Padang, Kecamatan Teunom.

Kecamatan Panga, desa Gunong Buloh, Keude Panga dan Panton Krueng.

Selanjutnya, Bintah, Krueng Beukah, kecamatan Pasie Raya dan Gampong Baro kecamatan Setia Bakti.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Jaya Cut Dewi Hastati mengatakan,
pelaksanaan deklarasi desa ODF di wilayah kabupaten Aceh Jaya ini dilaksanakan bersamaan dalam rangka memperingati hari puncak HKN ke-75.

” Peringatan puncak HKN ke-75 ini kita laksanakan berbarengan dengan deklarasi desa ODF. hari ini ada 11 desa yang kita berikan sertifikat ODF, dan kita juga memberikan santunan sebesar Rp 1,5 juta kepada 2 keluarga tenaga kesehatan yang salah satu anggota keluarganya meninggal karena Covid-19,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya Cut Dewi Hastati kepada awak media.

Pada peringatan HKN ke-75 ini, tambah Cut Dewi, Dinkes Aceh Jaya juga memberikan piagam penghargaan kepada 7 orang nakes sebagai duta kesehatan lingkungan yang telah mewujudkan masyarakat diwilayahnya berprilaku hidup bersih dan sehat.

” Selain penghargaan untuk duta kesehatan, kita Juga memberikan penghargaan kepada dua orang tenaga kesehatan sebagai pemakai kendaraan dinas operasional roda dua (R2) dengan pemeliharaan terbaik,” ungkapnya.

” Sebelumnya, dalam rangka HKN ini kita juga telah laksanakan senam, pemberian door prize dan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi tenaga kesehatan,” sambungnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan ODF tersebut merupakan kerjasama dinas kesehatan Aceh Jaya dengan Unicef dalam mewujudkan masyarakat hidup bersih dan sehat dan sebagai upaya pencegahan stunting.

Sementara itu, Seketaris Daerah Aceh Jaya, Mustafa menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada sejumlah Gampong yang telah berhasil bebas dari perilaku BAB sembarangan.

Menurutnya, hal itu Menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat hidup bersih dan sehat telah tumbuh dan dapat meningkatkan derajat kesehatan di Aceh Jaya.

” deklarasi ini memiliki arti penting bagi kabupaten Aceh Jaya karena dapat mencegah kasus malnutrisi dan stunting,” ujar Sekda.

Kegiatan yang berlangsung di Aula DPMPKB ini turut dihadiri oleh Sekda Mustafa, Plt Kadinkes Cut Dewi Hastati, Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup Aceh Jaya Joni Saputra, Plt Kepala PUPR Aceh Jaya, Heri Etika dan para Kepala Puskesmas. (Red)