Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

ISBI Aceh Lakukan PKM di Sanggar Buana Banda Aceh

Senin, 25 Oktober 2021 | 19.30 WIB Last Updated 2021-10-25T12:30:31Z
Banda Aceh - Melalui Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMPMP), Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tiap tahunnya. 

Salah satu kegiatan PKM yang dilakukan di tahun 2021 berjudul Praktikal Teknik Pengelolaan Gerak Tari dan Digital Audio Software. 

Mitra kegiatan adalah Sanggar Budaya Aceh Nusantara atau akrab disebut Sanggar Buana yang berdomisili di Banda Aceh. 

PKM dilakukan oleh dosen Prodi Seni Tari dan Prodi Seni Karawitan serta mahasiswa masing-masing Prodi. 

Aktivitas yang dilakukan antara lain Pelatihan pengelolaan gerak tari dan pelatihan pemanfaatan digital audio software. 

Pelatihan yang dilakukan merupakan bekal dalam proses kreatif mencipta tari melalui pemanfaatan pola tradisi sebagai sumber cipta. 

Kegiatan ini dilakukan pada bulan juli hingga November 2021. Peserta pelatihan diberikan bahan bacaan berupa modul pelatihan untuk membantu peserta dalam menjalankan proses kreatif mencipta tari. 

Fendi selaku manager sanggar Buana mengatakan bahwa pemanfaatan digital audio software dalam materi pelatihan menjadi keterampilan baru yang sangat dibutuhkan oleh sanggar. 

Mengingat tantangan teknologi yang terus berkembang dan sanggar harus mampu beradaptasi. 

Pimpinan Sanggar Buana Khairul Anwar yang akrab disapa bang Kaka mengaprsesiasi kegiatan PKM yang dilakukan dosen ISBI Aceh. 

Kegiatan ini tentunya akan berdampak positif bagi peningkatan keterampilan anggota sanggar Buana dalam melakukan proses kreatif. 

Beliau berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti dalam aktivitas PKM ini saja tapi dapat berlanjut untuk kegiatan-kegiatan di masa mendatang. 

Prasika Dewi Nugra sebagai ketua Pengabdi mengatakan bahwa kegiatan PKM ini akan menghasilkan sebuah karya tari sebagai produk pelatihan dan didaftarkan sebagai karya seni yang memiliki Hak Kekayaan Intelektual. 

Harapannya pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan produktifitas penciptaan tari di Sanggar Buana sebagai wadah kreatif dan profit. 

Menghindari plagiasi karya seni dan meningkatkan wawasan metode mencipta tari dan musik iringan (softskill) serta keterampilan dalam pengelolaannya (hardskill). 

Pelaksana pengabdian dan pimpinan sanggar Buana sepakat untuk terus menjalin kerjasama dalam aktivitas berkesenian setelah agenda PKM selesai dilaksanakan.
×
Berita Terbaru Update