Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Banda Aceh Masuk Nominasi Penerima STBM Award 2021

Kamis, 16 September 2021 | 10.28 WIB Last Updated 2021-09-16T03:28:22Z
Sedang Tahap Akhir Penilaian Pusat dan Provinsi 

Banda Aceh - Kota Banda Aceh masuk dalam nominasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2021. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bagikan pengalaman pembelajaran baik dalam pelaksanaan kegiatan STBM secara virtual dari Pendopo Wali Kota, 15 September 2021, 

Kegiatan itu diikuti oleh perwakilan 23 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh via Youtube Live Streaming. Hadir Ketua Tim Penilai Pusat (Kementrian Kesehatan RI), Laisa Wahanudin, Ketua Tim Penilai Provinsi (Dinas Kesehatan), dr Sulasmi, dan Ibu Eka dari Kementrian PUPR. 

Bersama wali kota di Pendopo, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman, Kepala Dinas Perkim, Rosdi, dan sejumlah SKPK lainnya. 

Pada acara inu, Banda Aceh sedang dalam proses tahapan penilaian akhir oleh tim penilaian pusat dan juga tim penilaian provinsi. 

Dalam sambutannya, Aminullah sekilas memperkenalkan Kota Banda Aceh. Ia mengatakan, dalam visi dan misi pemerintahannya menaruh fokus dalam bidang kesehatan, sebagaimana tertuang dalam misi poin nomor empat, yaitu meningkatkan kesehatan masyarakat. 

"Banda Aceh sebagai Ibukota Aceh, maka sudah sepantasnya kami menampakkan contoh yang baik. Layaknya menghadapi pandemi, pelayanan prima di bidang kesehatan kita berikan," katanya. 

Aminullah juga menyebutkan bahwa Banda Aceh telah mencapai 5 Pilar STBM yang mencakup stop buang air besar sembarangan (Stop BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan air mengalir, pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAM-RT), pengelolaan Sampah Rumah Tangga, dan pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). 

Ia juga memaparkan kegiatan STBM di Banda Aceh, beberapa sosialisasi diantaranya Sosialisasi 5 Pilar STBM kepada Petugas dan Pemrintah Kota Banda Aceh sejak 2015 sampai 2021, Sosialisasi dan penyuluhan 5 Pilar STBM kepada masyarakat melalui Camat Geuchik dan Puskesmas sejak tahun 2015 sampai sekarang, Pembentukan TIM pelaksana STBM, terdiri dari (Pemerintah, Masyarakat, LSM dan swasta) sejak tahun 2017, pelaksanan Pemicuan/Simulasi 5 Pilar STBM ke masyarakat sejak tahun 2019, pelaksanaan Kegiatan oleh Pemerintah, Masyarakat, LSM dan swasta berkolaborasi dan bersama-sama, mewujudkan Kota Sehat dengan mendorong “OPEN DEFECATION FREE” melalui Konsep Pembagunan bergerak bersama. 

“Namun, bagaimana kita bisa membuat masyarakat sehat, ini tentu melibatkan semua pihak, baik itu pemerintahan dan juga laspisan masyarakat. STBM tentu sangat mendorong masyarakat hidup bersih dan sehat,” katanya. 

Di samping itu, Aminullah mengungkapkan, dalam hal meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pemko Banda Aceh telah membangun ratusan rumah bagi kaum duafa, dengan tujuan semua terbebas dari kemiskinan dan kumuhnya tempat tinggal. 

Aminullah juga mengungkapkan, hingga saat ini Banda Aceh mampu mempertahankan capaian IPM tertinggi kedua Nasional secara berturut-turut semenjak 2019 sebesar 85,07 persen. Sedangkan pada 2020 sebesar 85,41 persen setelah Kota Yogyakarta di peringkat pertama. (Red)
×
Berita Terbaru Update