Breaking News

Pasien Puji Pelayanan Covid-19 di RSUDZA, Pasien yang dirawat Capai 103 Orang

Banda Aceh - Muhammad Nasir (57) seorang pasien rujukan dari RS Yulidin Away Tapaktuan, Aceh Selatan, yang kini dirawat di ruang Pinere Rumah Sakit Lapangan RSDZA Banda Aceh, secara terbuka menyatakan puas dengan pelayanan di ruang Pinere yang kini ia huni.

"Alhamdulillah, sejak dirawat disini, kami udah bisa makan. Sebelumnya kami lima hari tak bisa makan saat masih di Tapaktuan,” kata Muhammad Nasir kepada dr Purnama SpOG dan M. Asib Amin, dua anggota Komisi V DPRA saat menyambangi RS Lapangan RSUDZA khusus layanan pasien Covid, akhir pekan lalu.

Muhammad Nasir hari itu mendapat kehormatan tersendiri. Ia langsung disuapi oleh dr Purnama saat makan, sembari menanyakan kondisi pelayanan rumah sakit disaksikan direksi RSUDZA. Dr Purnama dengan gayanya yang humble melakukan sesi testimoni lapangan terhadap Muhammad Nasir. 

“Alhamdulillah, kita mendapatkan info sesuai dengan aslinya, bukan direkayasa. Intinya sesuai pengakuan pasien, pelayanan di RS Lapangan ini sudah memuaskan pasien. Namun tetap saja butuh peningkatan agar lebih baik lagi ke depannnya. Paling tidak perlu terus dijaga konsistensi pelayanan yang ada,” kata dr Purnama yang diiyakan M Asib Amin.

12 pasien di RICU

Sementara itu, Direktur RSUDZA dr Isra Firmansyah SpA melalui Jubir RSUDZA, Rahmadi SKM juga merilis jumlah pasien Covid yang hingga Minggu (20/0/2021) dirawat di RS Lapangan atau divisi Covid-19 RSUDZA. 

Sebanyak 12 pasien dalam kondisi terhitung parah dan darurat kini dirawat di ruang intensive atau RICU. Sedangkam secara umum jumlah pasien Covid yang kini dirawat di RSUDZA adalah 103  orang. Jumlah itu bertambah satu orang dari sehari sebelumnya yang berjumlah 102 orang.

Dari record sejak pandemic covid melanda Aceh, RSUDZA merawat 1648 orang pasien, dengan pasien sembuh 1191 orang dan meninggal sebanyak 361 orang. Saat ini sebanyak 7 orang dalam perawatan dengan status probable atau menunggu hasil Swab PCR. Selain itu kasus discarded (kasus suspeck dengan hasil pemeriksaan lab negative) mencapai 928 orang.

Lebih jauh Jubir RSUDZA merincikan, pasien yng dirawat itu sebanyak 96 orang terkonfimasi positif, sedangkan tujuh orang lainnya masih probable atau menunggu hasil lab. Secara per ruangan, sebanyak 12 pasien menghuni RICU, 15 orang durawat di RHCU, selebihnya dirawat di ruang rawat inap Pinere yang terdiri atas beberapa ruangan. 

“Kondisi trend kunjungan pasien masih fluktuatif, belum ada tanda tanda penurunan yang konsisten. Karenanya kami mengimbau agar masyarakat tetap patuh prokes. Khusus untuk RSUDZA, manajemen masih menutup akses untuk berkunjung ke pasen rawat inap, kecuali pendamping yang telah mendapatkan ID card khusus,” ujar Rahmadi mengutip statemen Direktur RSUDZA.(Red)